Tarian Pagar Pengantin

Standard

Pernah mendengar Tarian Pagar Pengantin? Saya baru mengetahuinya, setelah hadir di sebuah resepsi pernikahan seorang sahabat. Tarian ini berasal dari Palembang provinsi Sumatera Selatan Indonesia. Cukup menarik. Prosesinya cukup simple. Sepertinya sahabat saya, mengambil point-point yang dianggap perlu saja.

Diawali dengan kedua orang tua yang mengantar mempelai wanita dan pria memasuki ruangan resepsi menuju pelaminan. Setelah semuanya duduk di pelaminan, tarian Pagar Pengantin pun dimulai. Tarian ini dilakukan oleh pengantin wanita dan di iringi oleh 4 penari lainnya. Penari menjemput kedua mempelai diatas pelaminan untuk turun. Diatas sebuah tampa, pengantin wanita mengenakan kuku-kuku emas dan menari dengan iringan musik yang mendayu. Tarian ini menggambarkan tarian terakhir dari pengantin wanita untuk melepaskan masa lajang dan perpisahan untuk kerabat dan teman-temannya. Tarian Pagar Pengantin ini dilakukan didepan pengantin pria seakan menyiratkan kesiapan mempelai wanita siap memulai mengarungi bahtera rumah tangga bersama suami tercinta. Ini narasi yang saya dengar dari MC. Kenapa pengantin prianya nggak ikutan juga ya? kan adil tuh :D.

Tariannya gemulai sekali ya? Agak heran sebenernya kalau yang lagi ‘menari gemulai’ itu sahabat saya -makan apa dia semalem? he-. Saya menilai tidak ada yang mubazir dalam prosesi ini. Pilihan yang tepat, untuk mengambil prosesi yang dianggap perlu saja. Good job!

Ah, ada lagi yang saya temukan. Ornamen yang lekat dengan budaya Palembang yaitu Perahu…

And another unique one… -untung kedua mempelainya nggak diarak pakai ini- he.

Dua spot ini paling ramai di kunjungi para tamu, buat nambah koleksi Profile Picture kayaknya :D.

Syukron jazakumullah kharian katsir untuk Mba Endah Meiria dan Mas Hilman Fidyansah atas undangannya. Sekalian reuni with Amel dan Ithi -pagar ayu yang cantik-cantik, mohon maaf untuk Mba Endah atas penolakan saya jadi korban pagar ayu-mu biasa jadi pagar betis soalnya, haha-, Mba Iche dan suaminya, Dini-Priyo and Jagoan Kecilnya -plus calon babynya-, and Rury. Accounting UPI YAI 2002. Well, ternyata saya pernah kuliah ya…, haha.

Finally …

Barakallahu laka wa baraka’alaika wa jama’a bainakuma fi khair. Semoga Allah SWT memberkahimu dan mengekalkan atasmu serta menghimpun kalian berdua dalam kebaikan. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah…

When we love, it isn’t because the person’s perfect, it’s because we learn to see an imperfect person perfectly. Hallaah. Apaaan ini artinya? -_-“.

Matahari semakin mengganas. Pepohonan di sekitar gedung Kementerian Pertanian pun tak mampu mengurangi sengatan dahsyatnya…


Sabtu, 3 September 2011.
Teriring terima kasih teruntuk eonni, telah berkenan menemani saya hadir di resepsi ini dan berebut spot dengan kamerawan to take these pictures, -kalah kamera ya? :D-. Pesan untuk cari ‘teman kondangan’-nya, sudah dicatat di agenda -bukan di peta hidup! :D-. Besok-besok di schedule dari jauh-jauh hari deh, buat nyari ‘korban’ yang mau diajak -haha-.

About these ads

Comments are closed.